Bayangannya masih ada, tak kunjung juga ia menghilang. Tak ada angin yang membantuku untuk menghapus bentukan gas itu. Mengambil sebagian dari udara yang kuhirup. Sesak. Kau membuatku sesak. Bayangan hitam yang masih saja ada di belakang meski sudah beberapa kali kumaki untuk pergi. Beberapa kali kuejek untuk minggir Beberapa kali kuhujat untuk merasa marah dan akhirnya hengkang Tapi nyatanya, ia masih disana menyeringai memandangku yang menoleh kearahnya dengan wajah jengkel. Sialan. Kenapa kamu tidak capek mengikutiku dibelakang? Dan lagi-lagi ia tertawa, seolah menyiksaku dengan kehadirannya adalah sebuah lelucon yang sanggup membuatnya terpingkal. Aku terus berjalan, membiarkan bayang hitam itu mengejekku. Berjalan kedepan, meski bayangan hitam itu sesekali menyentilku saat sedang tertawa Membawa aura gelap yang membuatku jengah. Aku geram. Tak khayal aku hanya bisa menangis dalam gelap. Berharap untuk diselamatkan. Sudah ku udarakan bendera putih se...
pecinta buku , pecinta seni , pecinta anime dan sebangsanya - ARCHITECTURE STUDENT - INTERIOR DESIGNER - DOODLE ART dengan berdendang kamu akan lega, dengan berbagi pada orang yang tepat kamu bisa menemukan mereka yang mau menerimamu dengan tulus :) check my sosmed fairussanii / sancong