ini masih pagi, dan aku masih disini bersama beberapa lembaran kertas yang tertulis namamu. aku menunggu dirimu yang acuh, berharap waktu yang hangat bisa kembali lagi aku menunggu manjamu yang sempat hadir kembali menyeruak dan membuat hariku berbunga dan aku hanya menunggu, karena bukan perkara kau suka atau tidak tetapi aku ragu jika memang kau ingin. jika memang kau tulus. kau selalu berkata, jika aku hanya perlu melihatmu bersikap. kau selalu menekankan, jika tak perlu diutarakan dengan kata. lalu bagaimana kubaca sikapmu kali ini? bisakah kubaca jika langkahmu mulai pergi menuju arah yang lain? dimana namaku tak akan pernah ada dalam anganmu? aku harus bagaimana? melupakan kata indah yang kukira penuh makna? atau mungkin aku salah? itu hanya omong kosong yang ingin kau serukan? wahai engkau pujanggaku, mahluk tak bersayap yang mampu buatku melambung sepersekian detik. mengapa tak bisa aku membencimu? membenci untuk melupakan rasa ini? mengapa kau biarkan ini ada jik...
pecinta buku , pecinta seni , pecinta anime dan sebangsanya - ARCHITECTURE STUDENT - INTERIOR DESIGNER - DOODLE ART dengan berdendang kamu akan lega, dengan berbagi pada orang yang tepat kamu bisa menemukan mereka yang mau menerimamu dengan tulus :) check my sosmed fairussanii / sancong