Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label baca

kataku

aku tak pandai mengucap kata. hanya bisa merangkai beberapa kata untuk kau baca. aku kesal dengan keadaan, kesal dengan cibiran mereka, kesal dengan tanggapanmu, kesal dengan jarak yang tak juga mendekat, kesal dengan kepekaanmu yang kadang setipis tissue, kesal dengan semua hal yang bersangkutan dengan 'Kamu'. mereka bisa bilang ini itu, dan aku tak akan peduli. setidaknya itu yang kubuat tekat. tapi nyatanya aku salah. apapun ucapannya, apapun gelagat tingkahnya yang tiba-tiba mencuat, apapun hal baru yang kuketahui setelah kepo sana sini hanya membuat rasaku terenyuh. 'ah ayolah, kau kenal dia. kau tau apa alasan yang akan ia utarakan' karena aku tau semua itu, maka aku tak bisa diam tanpa menggingiti bagian bawah bibirku. tak bisa hanya tersenyum tanpa membiarkan akalku meloncat kesana kemari. dewasa. bagaimana kabar dari kedewasaan itu? kenapa ia tak kunjung tumbuh dalam roman percintaan yang kadang membuatku muak dan ingin pergi saja. melihat sosoknya seol...

jawaban semu

ini masih pagi, dan aku masih disini bersama beberapa lembaran kertas yang tertulis namamu. aku menunggu dirimu yang acuh, berharap waktu yang hangat bisa kembali lagi aku menunggu manjamu yang sempat hadir kembali menyeruak dan membuat hariku berbunga dan aku hanya menunggu, karena bukan perkara kau suka atau tidak tetapi aku ragu jika memang kau ingin. jika memang kau tulus. kau selalu berkata, jika aku hanya perlu melihatmu bersikap. kau selalu menekankan, jika tak perlu diutarakan dengan kata. lalu bagaimana kubaca sikapmu kali ini? bisakah kubaca jika langkahmu mulai pergi menuju arah yang lain? dimana namaku tak akan pernah ada dalam anganmu? aku harus bagaimana? melupakan kata indah yang kukira penuh makna? atau mungkin aku salah? itu hanya omong kosong yang ingin kau serukan? wahai engkau pujanggaku, mahluk tak bersayap yang mampu buatku melambung sepersekian detik. mengapa tak bisa aku membencimu? membenci untuk melupakan rasa ini? mengapa kau biarkan ini ada jik...