tak apa, meski kau terlihat abuabu
tak apa, meski kau tak seperti buku yang biasa kubaca.
tak masalah, jika niatmu berbeda denganku.
semuanya akan ada balasannya.
aku tulus, mungkin tulusku bisa merangkulmu dari jauh
lewat sayup doaku yang terdendang namamu.
mungkin juga tulusku bisa membelai rambut gelombangmu, dikala kau ingin terlelap.
meski aku berjalan sendiri, tanpamu disisi.
cukup dengan memandang senyum dan tawa itu.
diujung jarak yang ada, aku yakin aku bisa menyapamu.
meski dalam bisik hatiku yang kadang tak kau dengar.
siapapun yang berdusta, nantinya akan menyesal.
maka dari itu, aku tak mau berdusta.
aku mencintaimu.
pujangga.
tak apa, meski kau tak seperti buku yang biasa kubaca.
tak masalah, jika niatmu berbeda denganku.
semuanya akan ada balasannya.
aku tulus, mungkin tulusku bisa merangkulmu dari jauh
lewat sayup doaku yang terdendang namamu.
mungkin juga tulusku bisa membelai rambut gelombangmu, dikala kau ingin terlelap.
meski aku berjalan sendiri, tanpamu disisi.
cukup dengan memandang senyum dan tawa itu.
diujung jarak yang ada, aku yakin aku bisa menyapamu.
meski dalam bisik hatiku yang kadang tak kau dengar.
siapapun yang berdusta, nantinya akan menyesal.
maka dari itu, aku tak mau berdusta.
aku mencintaimu.
pujangga.
Komentar
Posting Komentar