jelas, jelas kudengar.
jelas, meski merunduk malu. jelas.
gelitik sikapnya, aku ingin tersenyum. aku ingin melihatnya.
tapi aku menahannya, meski sesekali menatap.
gemerincing suaranya, serak, tapi jelas.
dadaku memompa lambat, berirama, susunan yang indah.
ia bangkit, kukira akan menyapa, tapi tidak.
lagi dan lagi ia nampak tersipu, aku penasaran.
ia siap berdendang, meski sedikit berantakan. ia berdendang jua.
sepetik dua petik ia mainkan nada, mengalun di telingaku.
ah, lihat aku. aku melihatmu.
lihat aku, aku selalu memandangmu.
lihat aku, aku akan menunggumu.
lihat aku, seolah aku bisa terbang.
yah, sedetik saat kau dendangkan itu, aku ingin terbang.
aku ingin terbang bersamamu.
jelas, meski merunduk malu. jelas.
gelitik sikapnya, aku ingin tersenyum. aku ingin melihatnya.
tapi aku menahannya, meski sesekali menatap.
gemerincing suaranya, serak, tapi jelas.
dadaku memompa lambat, berirama, susunan yang indah.
ia bangkit, kukira akan menyapa, tapi tidak.
lagi dan lagi ia nampak tersipu, aku penasaran.
ia siap berdendang, meski sedikit berantakan. ia berdendang jua.
sepetik dua petik ia mainkan nada, mengalun di telingaku.
ah, lihat aku. aku melihatmu.
lihat aku, aku selalu memandangmu.
lihat aku, aku akan menunggumu.
lihat aku, seolah aku bisa terbang.
yah, sedetik saat kau dendangkan itu, aku ingin terbang.
aku ingin terbang bersamamu.
Komentar
Posting Komentar