merindumu dan hanya bisa memandangmu dari jauh.
merindumu dan hanya bisa menikmati tawamu bersama mereka.
merindumu dan hanya bisa bertegur dalam hati, berharap kau juga rasa yang sama.
sosokmu seperti halnya tayangan televisi yang selalu kutunggu hadirnya
kutunggui hingga kesal jika ada iklan yang membuat adeganmu terpotong
dan aku hanya bisa duduk dan bergumam sendiri sembari menanti kau muncul lagi
kau ada didalam layar, sedangkan aku ada diluar, menonton.
merasa sangsi dan kadang ingin ikut memainkan peran.
aku merindu, dan kadang kuungkap.
tapi itu tak benar-benar berarti.
karena aku hanya merindu
berharap bisa memandangmu lagi
berharap bisa mendengar serak suaramu
berharap bisa menghabiskan waktu bersama
denganmu.
merindumu dan hanya bisa menikmati tawamu bersama mereka.
merindumu dan hanya bisa bertegur dalam hati, berharap kau juga rasa yang sama.
sosokmu seperti halnya tayangan televisi yang selalu kutunggu hadirnya
kutunggui hingga kesal jika ada iklan yang membuat adeganmu terpotong
dan aku hanya bisa duduk dan bergumam sendiri sembari menanti kau muncul lagi
kau ada didalam layar, sedangkan aku ada diluar, menonton.
merasa sangsi dan kadang ingin ikut memainkan peran.
aku merindu, dan kadang kuungkap.
tapi itu tak benar-benar berarti.
karena aku hanya merindu
berharap bisa memandangmu lagi
berharap bisa mendengar serak suaramu
berharap bisa menghabiskan waktu bersama
denganmu.
Komentar
Posting Komentar