ragaku meringkuk memeluk rindu
yah, rindu yang seolah tak terjawab karena belum tiba masanya berjumpa
sembari meringkuk kutatapi jemari kakiku
bayangan akan jemari besarmu yang mengganggu milikku tiba-tiba mencuat
memainkan lembutnya pasir yang sedikit bercampur air ditepian pantai
ujung jemari kita tak berjarak, begitu juga dengan bahuku yang bersandaran di dadamu
panasnya mentari bercampur dengan panasnya cinta yang sedang bertumbuh
lenganmu mendekap raga mungkilku seolah tak enak hati untuk melepasnya
dan kubiarkan kenangan itu menjalari seluruh indraku
hai kau, yah lagi-lagi kau.
tak jua jengah kau buatku terganggu
membuatku meringis seperti orang gila di tengah sepi
membuat degup jantungku berpacu kala kutatap kedua bola mata itu
anehnya hangat dekapmu bisa membuat semuanya kembali berjalan normal.
yah, seaneh itu.
yah, rindu yang seolah tak terjawab karena belum tiba masanya berjumpa
sembari meringkuk kutatapi jemari kakiku
bayangan akan jemari besarmu yang mengganggu milikku tiba-tiba mencuat
memainkan lembutnya pasir yang sedikit bercampur air ditepian pantai
ujung jemari kita tak berjarak, begitu juga dengan bahuku yang bersandaran di dadamu
panasnya mentari bercampur dengan panasnya cinta yang sedang bertumbuh
lenganmu mendekap raga mungkilku seolah tak enak hati untuk melepasnya
dan kubiarkan kenangan itu menjalari seluruh indraku
hai kau, yah lagi-lagi kau.
tak jua jengah kau buatku terganggu
membuatku meringis seperti orang gila di tengah sepi
membuat degup jantungku berpacu kala kutatap kedua bola mata itu
anehnya hangat dekapmu bisa membuat semuanya kembali berjalan normal.
yah, seaneh itu.
Komentar
Posting Komentar