pernahkah kau merasa lelah hanya karena hal yang bergulir tak juga usai?
dimana hal itu bukanlah sesuatu yang baik untuk berdiam didalamnya?
alhasil kau hanya bisa memillih untuk diam atau mengabaikan.
disaat sesuatu menjadi buruk dan kau merasa tidak melakukan sesuatu yang salah, haruskah kau memina maaf? sepertinya iya. karena meski kau tak lakukan apapun yang menurutmu salah, kau punya kewajiban untuk menjaga semuanya baik-baik saja. dan itu butuh keteguhan hati yang besar.
memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang dimau oleh orang lain tidak selalu membuat kita bahagia. itu nyatanya. bahkan kadang malah membuat eksistensi kita seolah samar.
karena apa? harus ini. harus itu. sesuai kata dia. sesuai kata si A si B.
kau tau kau punya pendirian dan jawaban atas apa yang sudah kau tunjuk. tetapi harus berbelok dan harus menerima pembelokan itu terjadi meski kau tak ingin.
apakah ada yang peduli? kadang tidak.
pihak yang berucap hanya akan tersenyum saat tau kau melakukan tepat seperti yang mereka mau. dan sebaliknya mungkin mereka akan diam jika kau menolak atau berontak.
dan aku? aku sudah berada dalam situasi seperti itu beberapa waktu belakangan.
apa aku bahagia? yah, bagi mereka yang melihatku bisa tertawa pasti mereka akan bilang 'dia bahagia' meski mereka tidak tau otakku selalu terasa panas saat terbayang akan kata-kata yang terlontar dari bibir mereka.
dan bagaimana dengan orang yang kau perjuangkan? realitanya tak jauh beda.
mungkin karena kita manusia. berbuat salah sadar ataupun tidak. kadang aku merasa jika tak ada yang benar-benar mengerti. termasuk diri saya sendiri. dan saya sudah terbiasa didoktrin untuk melakukan apa yang orang-orang tersayang katakan. meski mereka tidak tau jika itu menyakitkan.
dimana hal itu bukanlah sesuatu yang baik untuk berdiam didalamnya?
alhasil kau hanya bisa memillih untuk diam atau mengabaikan.
disaat sesuatu menjadi buruk dan kau merasa tidak melakukan sesuatu yang salah, haruskah kau memina maaf? sepertinya iya. karena meski kau tak lakukan apapun yang menurutmu salah, kau punya kewajiban untuk menjaga semuanya baik-baik saja. dan itu butuh keteguhan hati yang besar.
memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang dimau oleh orang lain tidak selalu membuat kita bahagia. itu nyatanya. bahkan kadang malah membuat eksistensi kita seolah samar.
karena apa? harus ini. harus itu. sesuai kata dia. sesuai kata si A si B.
kau tau kau punya pendirian dan jawaban atas apa yang sudah kau tunjuk. tetapi harus berbelok dan harus menerima pembelokan itu terjadi meski kau tak ingin.
apakah ada yang peduli? kadang tidak.
pihak yang berucap hanya akan tersenyum saat tau kau melakukan tepat seperti yang mereka mau. dan sebaliknya mungkin mereka akan diam jika kau menolak atau berontak.
dan aku? aku sudah berada dalam situasi seperti itu beberapa waktu belakangan.
apa aku bahagia? yah, bagi mereka yang melihatku bisa tertawa pasti mereka akan bilang 'dia bahagia' meski mereka tidak tau otakku selalu terasa panas saat terbayang akan kata-kata yang terlontar dari bibir mereka.
dan bagaimana dengan orang yang kau perjuangkan? realitanya tak jauh beda.
mungkin karena kita manusia. berbuat salah sadar ataupun tidak. kadang aku merasa jika tak ada yang benar-benar mengerti. termasuk diri saya sendiri. dan saya sudah terbiasa didoktrin untuk melakukan apa yang orang-orang tersayang katakan. meski mereka tidak tau jika itu menyakitkan.
Komentar
Posting Komentar