saat kedua kakiku menghujam diatas daratan.
saat jemariku mencoba untuk menggenggam angin yang berlarian disekitarku.
aku menikmati kesendirianku. aku menikmati sepiku.
bersama lantun irama yang terngiang di gendangku.
kuacuhkan semua cibir yang ada dibelakangku.
kata yang hanya merusak suasana senjaku.
kututup telinga dan mataku.
menikmati sejuk dan wanginya udara sore ini.
dengan gurat kasar dalam lembaranku.
aku menggambarkan sosok seorang lelaki.
tersenyum.
senyum tertulus yang pernah kugoreskan dengan pena.
perlahan kubiarkan wajahku terdongak.
memandang langit keorangean yang indah.
Tuhan. biarkan aku jatuh cinta
PadaMu, dan juga segala keindahan yang sengaja kau ciptakan.
saat jemariku mencoba untuk menggenggam angin yang berlarian disekitarku.
aku menikmati kesendirianku. aku menikmati sepiku.
bersama lantun irama yang terngiang di gendangku.
kuacuhkan semua cibir yang ada dibelakangku.
kata yang hanya merusak suasana senjaku.
kututup telinga dan mataku.
menikmati sejuk dan wanginya udara sore ini.
dengan gurat kasar dalam lembaranku.
aku menggambarkan sosok seorang lelaki.
tersenyum.
senyum tertulus yang pernah kugoreskan dengan pena.
perlahan kubiarkan wajahku terdongak.
memandang langit keorangean yang indah.
Tuhan. biarkan aku jatuh cinta
PadaMu, dan juga segala keindahan yang sengaja kau ciptakan.
Komentar
Posting Komentar