kita, hanya manusia.
manusia congkak yang selalu ingin dimengerti
kita memiliki kecenderungan.
saling menyakiti.
sadar maupun tidak.
bukankah saling memaafkan itu indah?
bukankah sudah dimaafkan setelah melakukan kesalahan itu hal yang luar biasa nikmat?
tapi lagi-lagi kita hanya manusia
mengumpat adalah hal yang seolah wajib untuk dilakukan
mengumpat dan menyalahkan.
salahmu salahku.
itu hanya masalah sudut pandang
kenapa masih saja bersombong diri?
saling memunggungi tetapi masih terbawa diangan?
jangan dusta. kita semua juga tau didalam otak konslet itu kadang masih terbayang
lalu kenapa? bukankah saling memaafkan itu indah?
aku memang sama dengan manusia manapun.
kecenderungan kami pun sama. begitu juga denganmu.
yang lalu mungkin berbekas.
tapi bukan berarti membuat yang sekarang ternoda jika bisa ikhlas.
kita sudah impas. lalu kenapa kau masih terlihat murka?
manusia congkak yang selalu ingin dimengerti
kita memiliki kecenderungan.
saling menyakiti.
sadar maupun tidak.
bukankah saling memaafkan itu indah?
bukankah sudah dimaafkan setelah melakukan kesalahan itu hal yang luar biasa nikmat?
tapi lagi-lagi kita hanya manusia
mengumpat adalah hal yang seolah wajib untuk dilakukan
mengumpat dan menyalahkan.
salahmu salahku.
itu hanya masalah sudut pandang
kenapa masih saja bersombong diri?
saling memunggungi tetapi masih terbawa diangan?
jangan dusta. kita semua juga tau didalam otak konslet itu kadang masih terbayang
lalu kenapa? bukankah saling memaafkan itu indah?
aku memang sama dengan manusia manapun.
kecenderungan kami pun sama. begitu juga denganmu.
yang lalu mungkin berbekas.
tapi bukan berarti membuat yang sekarang ternoda jika bisa ikhlas.
kita sudah impas. lalu kenapa kau masih terlihat murka?
Komentar
Posting Komentar